untuk kamu yang tak pernah bosan berkata maaf.
entah harus mulai darimana aku menulis tentangmu. mungkin aku harus bercerita mengenai caramu mendapatkan hatiku, atau mungkin hanya sekedar bercerita mengenai apa yang kamu suka.
aku ingat saat itu kita hanya seorang lelaki dan perempuan yang baru saja melepas seragam SMA nya. mungkin pada saat itu peri cinta menembakkan panahnya tapat di hatimu saat aku duduk berdampingan denganmu. aku hanya sebatas mengetahuimu. sampai pada saat kamu mengajakku ke suatu tempat di daerah atas sana dan mengatakan apa yang kamu rasa. Sekarang kita disini. Mungkin orang menyangka kita adalah pasangan yang selalu bahagia dengan setiap hari bertegur sapa. Tapi, bukankah itu hanya pikiran mereka? Sekedar ingin mengeluh denganmu tentang hariku yang buruk pun terkadang amat sulit. Sapaan singkat yang terlontar, seakan mewakili kata dalam hati yang berteriak 'Ayoo bicara!'. Kamu tau? Banyak hal yang ingin aku bagi denganmu. Seperti aku lupa menyimpan kartu atmku, mobil tetangga yang parkir di depan pagar sehingga aku tidak bisa masuk garasi, sampai revisi LPJ yang berulang kali. Tapi, apa kamu selalu punya waktu untuk sekedar dengar hal-hal konyol itu? haaahh.. maaf untuk semua cerita cerita panjang yang terkesan tidak penting. Untuk kamu yang tak pernah bosan berkata maaf, aku akan selalu berdiri disini. entah sampai kapan.