kau datang dengan berbagai cara
begitu indah
kau hadir di setiap langkahku
begitu terpikat
ketika aku rasakan hadirmu
kau menjauh
ketika aku berusaha mencarimu lagi
kau menghilang
bagaimana caranya mengungkapkan sejuta perasaan?
harus berapa banyak puisi ku buat?
berapa kali lagi kau mainkan hati ini?
semua berlalu
tinta pena telah penuhi kertas putih
nasi telah menjadi bubur
kau pergi dan tak kembali
mengambil semua kisah itu
menghapus canda tawa itu
kau pergi dan tak kembali
terdiam ku lihat raut wajahmu
resah ku di dekatmu
kau yang dahulu hanyalah kenangan
ingin rasanya ku tatap matamu
ingin rasanya ku tumpahkan kesal di hati
namun itu pun takkan cukup
untuk menunjukkan bahwa hatiku kecewa